7 Langkah Untuk Mengoptimalkan Digital Marketing Anda

 In Digital Marketing

Jika Anda membaca artikel ini, Kemungkinan anda adalah seorang marketing profesional atau pemilik bisnis yang sedang mempelajari cara berbisnis online. Hari ini, tanpa kehadiran online, bisnis anda akan sulit untuk bersaing dan bertumbuh. Dan disitulah pemasaran digital hadir sebagai solusinya.

Apa itu Digital Marketing (Pemasaran Digital)?

Digital Marketing (Pemasaran Digital) adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek atau brand dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan.

Digital Marketing (Pemasaran Digital) adalah istilah umum yang biasanya digunakan untuk menggambarkan taktik pemasaran secara online untuk menghubungkan perusahaan secara digital dengan audiensnya. Mulai dari website anda sampai ke branding asset, iklan digital, email marketing, brosur online dan sebagainya. Itu semua adalah taktik pemasaran digital dan aset yang bisa hadir secara independen dan berkaitan satu sama lain.

Penting untuk di perhatikan atau dicatat bahwa istilah ‘Digital Marketing (Pemasaran Digital)’ tidak membedakan antara taktik yang dirancang untuk menarik pelanggan dan taktik yang dirancang untuk mendapatkan perhatian mereka.

Misalnya, Iklan banner, Pop-ups dan kontent blog yang bagus akan dianggap sebagai bentuk pemasaran digital. Tapi bukan berarti iklan itu taktik yang bagus untuk menarik audiens yang anda inginkan. Faktanya, iklan banner dan pop-up cenderung tidak membuat orang memperhatikan brand anda, Sedangkan membuat konten blog yang berguna atau menghibur cenderung menarik perhatian mereka.

Artikel ini akan membahas taktik Digital Marketing yang menarik pelanggan bukannya mengganggu mereka. Anda akan mempelajari pilar utama Digital Marketing (Pemasaran Digital), termasuk;

  • Menyiapkan dan mengoptimalkan website anda
  • Membuat strategi konten digital
  • Mempromosikan brand anda di media sosial
  • Mengkonversi pengunjung website menjadi lead (Prospek)
  • Memanfaatkan iklan berbayar yang efektif
  • Mengubah lead (Prospek) jadi pelanggan
  • Mengukur dan meningkatkan pemasaran anda

Anda akan mendapatkan tips-tips tentang bagaimana membuat strategy digital marketing sehingga anda bisa menumbuhkan brand dan pendapatan anda. Jadi ayo kita mulai!

LANGKAH 1: MULAI DENGAN WEBSITE

Website Anda adalah dasar dari pemasaran digital anda, Ini adalah bagian dari real estat yang dimiliki bisnis anda di internet, dimana anda bisa memberi tahu orang tentang produk anda. Publikasikan konten yang bisa membantu mereka untuk mencapai tujuan dan mengatasi masalahnya.

Tapi membuat sebuah website yang bagus tidaklah mudah, anda perlu memastikan untuk mengoptimalkannya supaya mendapatkan pengunjung, prospek dan pelanggan.

Saat ini orang-orang menggunakan search engines (mesin pencari)seperti Google, Bing, and Yahoo untuk mencari informasi. Jadi ini sangat penting untuk website anda ditampilkan di hasil pencarian sehingga saat orang mencari informasi yang berkaitan tentang perusahaan anda, mereka bisa mengklik ke website dan menemukan informasi yang mereka cari.

Search engine optimisation (SEO) adalah kunci supaya website anda bisa ditemukan melalui mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. Metode tradisional dari SEO meliputi dua taktik: on-page SEO and off-page SEO.

On-page SEO adalah strategy untuk mengimplementasikan kata kunci (keyword) di situs anda. Termasuk di page titles, headers, meta descriptions, dan element lainnya yang bisa anda lihat. Namun bisa jadi jauh lebih teknis karena anda harus mengimprove struktur website, kecepatan loading, dan rate website anda supaya bisa terindex oleh Google.

Off-page SEO mengacu pada peningkatan authority keseluruhan situs web anda yang sangat ditentukan oleh situs web lain yang terhubung dengan anda. Tujuannya untuk menarik atau mendapatkan inbound links (atau “backlinks”) dari web yang releven dan ber-authority tinggi.

SEO Di Era Yang Modern

Di masa lalu, Tujuan SEO adalah untuk mempengaruhi mesin pencari sehingga si mesin pencari memberi anda peringkat yang lebih tinggi dan menambahkan sebanyak mungkin kata kunci di halaman website anda – dengan tujuan akhirnya adalah untuk mencapai halaman #1 di hasil pencarian untuk salah satu target kata kunci anda.

Sekarang, mesin pencari lebih pintar. mereka bisa mengetahui perbedaan mana situs spam yang dirancang untuk permainan sistem dengan website yang memberikan konten yang berkualitas. Modern SEO adalah tentang para si pencari bukan hanya si mesin pencari.

Memulai Dengan SEO: 5 Elemen Yang Harus Di Optimasi

1. Page Title (Judul Halaman)

Page Title adalah teks yang anda lihat di bagian atas browser saat melihat halaman web, ini juga judul halaman yang disajikan dalam hasil search engine.

Page Title dapat ditemukan dan di edit di HTML situs Anda, biasanya teks yang di mulai dengan <title> tag. Berikut adalah beberapa panduan untuk membuat Page Title yang efektif:

  • Tulis judul halaman yang mendeskripsikan atau sesuai isi dari konten
  • Sertakan kata kunci yang relevan
  • Tempatkan kata kunci sedekat mungkin dengan judul awal.
  • Buat panjangnya kurang dari 70 karakter
  • Sertakan nama perusahaan anda di akhir judul halaman kalau ada ruang.
  • Gunakan judul halaman yang berbeda untuk setiap halaman situs Anda.
2. Meta Descriptions (Meta Deskripsi)

Meta Descriptions adalah ringkasan singkat yang bisa anda tulis untuk halaman web, dimana mesin pencari menampilkan di hasil pencarian.

Deskripsi ini tidak masuk hitungan ke search engine ranking, Namun itu sangat berguna untuk meningkatkan rasio klik. Saat membuat sebuah deskripsi pastikan tulisannya sesuai dengan isi konten yang ada di halaman sehingga para pencari tertarik untuk mengunjungi situs anda daripada website lain yang sama-sama tampil di mesin pencari.

3. Headings (Judul)

Jika anda melihat teks yang tampak lebih besar atau lebih menonjol daripada teks lainnya pada sebuah halaman, itu mungkin bagian dari Heading. Anda dapat memverifikasi ini dengan memeriksa kode HTML dari halaman web dan cari teks dengan tag <h1>, <h2>, or <h3>.

Baik mesin pencari maupun pencaricenderung lebih memperhatikan judul dibandingkan dengan teks paragraf biasa karena ukurannya yang lebih besar menunjukkan judul dari setiap topik. Banyak pembaca dapat memindai postingan blog anda sampai menemukan topik yang spesifik yang pembaca inginkan. Akan jadi ide yang bagus jika anda memasukan keyword (Kata Kunci) di Heading anda.

Ingatlah bahwa tag <h1> bagus untuk digunakan sebagai kata kunci daripada tag <h2> atau <h3>. Memasukkan terlalu banyak Heading akan melemahkan pentingnya kata kunci di Heading lainnya. Jadi saya sarankan untuk menggunakan <h1> sekali saja, atau gunakan tag <h2> untuk judul dan <h3> untuk subjudul.

4. Images (Gambar)

Gambar di halaman web dapat meningkatkan pengalaman pembaca. Saat memasukkan gambar ke website anda, anda harus memperhatikkan beberapa hal di bawah ini:

  • Jangan gunakan gambar secara berlebihan. Kebanyakan gambar akan memperlambat loading website anda yang berdampak negatif, baik untuk pembaca dan SEO.
  • Sesuaikan “alt text” di gambar. Karena berbagai alasan, gambar di situs Anda mungkin gagal ditampilkan. Untuk memastikan bahwa pengunjung masih dapat memahami informasi yang anda tampilkan pada gambar, sesuaikan atribut “alt teks” untuk menggambarkan yang gambar itu. Ini juga akan membantu mesin pencari memahami bahwa gambar Anda relevan dengan halaman dan menjadi faktor ke algoritma si mesin pencari dan akan membatu mendapatkan pengunjung dari pencari gambar
5. URL Structure (Struktur URL)

URL halaman web adalah alamat webnya. Misalnya, http://deniiskandar.com , Struktur URL mengacu pada bagaimana teks dalam URL diatur, serta bagaimana URL yang berbeda di web anda berinteraksi satu sama lain.

Saat menyusun URL situs web Anda, ada beberapa tips yang perlu anda lakukan:

  • Pisahkan kata kunci dengan tanda hubung (-). Untuk halaman URL internal Anda, pisahkan masing-masing kata kunci dengan tanda hubung (-). contohnya http://deniiskandar.com/9-formula-storytelling-untuk-meningkatkan-social-media-marketing-kamu/ adalah URL yang bagus yang menampilkan ‘Formula’ , ‘Storytelling’ dan “Social Media Marketing” sebagai kata kunci.
  • Jelaskan apa yang ada di halaman. Susun URL Anda sehingga pencari dapat dengan mudah memahami informasi apa yang akan mereka dapatkan. Misalnya anda mengunjungi halaman produk di sebuah website dan melihat URL nya http://perusahaan.com/produk/nama-produk maka akan jauh lebih meyakinkan daripada seperti ini http://perusahaan.com/12345/eh?.
  • Gunakan 301 redirects bila diperlukan. 301 redirects mengirimkan URL lama ke yang terbaru, pastikan anda lakukan ini jika anda mengubah URL di halaman website anda

Mengoptimalkan Untuk Mobile (Handphone)

Topik tentang Mobile Marketing sering di bahas oleh para marketer bahkan banyak yang berbeda pengertian. Ketika Mobile Marketing bisa berarti banyak hal, ada satu hal yang para marketer harus lakukan jika ingin memanfaatkan Handphone atau tablet yaitu Pengoptimalan situs web untuk tampilan seluler.

Ada beberapa pilahan jika website anda ingin tampil bagus di seluler, membuat sebuah aplikasi mobile atau membuat struktur website design supaya lebih responsif.

Situs web yang responsif menggunakan URL dan HTML yang sama di semua perangkat: desktops, laptops, tablets, and smartphones. Satu-satunya hal yang berubah adalah kode CSS (Cascading Style Sheet) yang merupakan bahasa pemrograman yang menggambarkan gaya dan format halaman web.

CSS memungkinkan konten di situs Anda beradaptasi dengan berbagai ukuran layar, yang berarti pengunjung selalu mendapatkan pengalaman melihat dan browsing yang bagus. Terlebih lagi, Google lebih menyukai website desain yang responsif karena memungkinkan crawling and indexing lebih efisien.

LANGKAH 2: MENCIPTAKAN KONTEN DIGITAL UNTUK MENDAPATKAN TRAFFIC

Konten Adalah Raja

Setelah Anda mengoptimalkan situs anda, sekarang saatnya membuat konten.

Konten ibaratkan bahan bakar yang mampung meningkatkan strategi digital marketing anda. Dengan membuat konten yang bagus dan sangat bernilai dan tertarget sesuai dengan target market anda. Anda akan mendapatkan lebih dari sekedar pengunjung, anda akan mendapatkan pengunjung yang tepat dan cenderung mudah untuk mengubah meraka menjadi lead (Prosek) dan customer (Pelanggan)

Terlebih lagi, Konten akan sangat membantu meningkatkan SEO situs Anda. Ingat “Off-page” SEO di yang sudah dibahas sebelumnya? Membuat dan mendistribusikan kontent adalah cara yang baik supaya mendapatkan inbound links dari website lain. Itu akan mendongkrak website anda di mesin pencari dan membantu meningkatkan kemampuan untuk website anda supaya lebih mudah ditemukan.

Blogging Untuk Bisnis

Sebuah blog membuat website anda lebih dinamis dengan secara otomatis menyuntikkan konten baru setiap kali sebuah artikel dipublikasikan. Search engine memberi peringkat lebih tinggi ke situs web yang secara konsisten membuat artikel-artikel baru, semakin tinggi peringkat kita di search engine maka akan mudah untuk mendapatkan pengunjung dan prospek baru untuk bisnis Anda.

Saat ngeblog, lupakan bahwa anda seorang bisnis owner atau marketing manager dan mulailah berpikir seperti penulis. Goal dari blog bisnis anda adalah untuk mempublikasikan konten yang berharga, bukan konten promosi. Juga pikirkan tentang kata yang anda gunakan, Hindari bahasa industri yang mungkin hanya akan dimengerti oleh karyawan Anda Karena ini bisa target audiens Anda kabur atau tidak mau mengunjungi blog anda lagi. Sebagai gantinya, Pikirkan kata-kata yang digunakan pelanggan Anda untuk menggambarkan bisnis Anda dan terapkan frasa tersebut ke blog anda.

Apa Yang Harus Saya Tulis?

Sebagian besar blog bisnis diawali dengan sebuah tujuan. Apa yang ingin anda edukasi ke calon pelanggan anda?

Edukasi ini bukan tentang produk anda. Ini masalah umum yang ada di bisnis anda, sebuah masalah yang di hadapi calon pelanggan anda dan solusi yang ditawarkan produk atau jasa Anda untuk mengatasi masalah mereka.

Cara yang bagus untuk memulai blogging adalah menjawab 10 pertanyaan paling umum yang biasa Anda dapatkan dari calon pelanggan. Lakukan ini seminggu sekali selama 10 minggu dan anda mempunyai fondasi untuk membuat blog anda sukses.

Ketika 10 minggu pertama sudah anda lakukan, periksa analisis blogging anda untuk melihat artikel mana yang paling sesuai dengan audiens Anda. Anda dapat mengetahuinya dengan tool gratis seperti Google Analytics, jika 2 atau 3 artikel mendapatkan jumlah view dan inbound links yang banyak cobalah untuk memperluas topik yang ada. Pertimbangkan untuk mewawancarai seorang rekan kerja untuk mengungkapkan pemikiran mereka tentang masalah ini.

Komponen Utama dari Postingan Blog yang Bagus

  • Judul Yang Menarik – Judul postingan blog adalah hal pertama yang orang akan lihat jadi jelas judul harus menunjukan tentang apa yang akan di bahas di dalam artikel. Kejelasan dan spesifisitas menarik pembaca dan membagikan postingan blog teman-teman mereka.
  • Ditulis dengan baik dan teks yang terformat – artikel di postingan anda harus ditulis dengan baik dan di format dengan tujuan supaya mudah untuk di baca. Pertimbangkan untuk menggunakan tag header dan butir-butir point untuk mimashkan konten menjadi beberapa bagian. Mintalah rekan kerja atau teman untuk meninjau pos sebelum dipublikasikan.
  • Kontent Multimedia – Konten multimedia yang relevan bisa membuat postingan blog lebih mudah diingat dan menyenangkan untuk dibaca. Ini juga membantu memisahkan teks agar lebih enak dilihat. Tambahkan setidaknya satu gambar yang sesuai per blog post, selain gambar Slideshare presentations, video, and infographics adalah contoh dari konten multimedia yang bisa anda gunakan.
  • Link (tautan) – Sertakan tautan dalam teks ke konten yang relevan sehingga membantu pembaca mendapatkan infomasi lebih banyak tentang apa yang mereka minati. Link anda tentu saja bisa anda tautkan ke halaman di blog anda atau ke landing page untuk membantu Anda menghasilkan lebih banyak prospek dari konten anda.
  • Call-to-Action (CTA) – Setiap postingan blog yang Anda publikasikan harus menyertakan Call-to-Action (CTA) di artikelnya saupaya membantu anda meningkatkan atau mendapatkan lead (prospek)

Mendapatkan Lead dengan Blogging

Bisnis blogging menyajikan platform yang fantastis untuk mendapatkan organic traffic dan menarik perhatian audiens anda. Namun, Gaol utama dari sebuah blog bisnis adalah bagaimana mengkonversi pengunjung menjadi prospek (calon pelanggan). Untuk mencapai goal itu anda harus menambahkan Call-to-Action (CTA) ke postingan anda dan mentautkan itu ke sebuah landing page dengan tujuan mendapatkan infomarsi detail mereka (email, no telp, dll) dan ditukar dengan memberikan akses ke materi yang lebih bagus seperti ebook, video atau webinar.

Selain memasukan Call-to-Action (CTA) ke dalam sebuah artikel, pastikan anda juga membuat Call-to-Action (CTA) di sidebar blog anda, bisa berupa teks, tombol atau gambar dengan tujuan untuk mendapatkan konversi yang tinggi.

Tentu saja, blogging bukan satu-satunya cara untuk mendapatkan lead. Selanjutnya saya akan membahas konten marketing lainnya yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan lead karena semakin banyak konten yang anda buat maka akan semakin banyak pula prospek yang akan anda dapatkan.

Konten Lain Untuk Menjaring Lead

Sementara itu adalah tempat yang tepat untuk memulai, konten blog bukan hanya tipe konten yang bisa anda buat untuk mencapai goal anda. Ada beberapa jenis konten yang bisa anda buat seperti ebooks, whitepapers atau laporan penelitian yang bisa di gunakan untuk mendapatkan lead. selain itu anda juga bisa menggunakan media seperti Video, Webinar, template atau tool gratis.

Jenis konten yang di tawarkan tersebut akan menjadi umpan untuk mendapatkan informasi pengunjung. Prosesnya seperti ini, pengunjung melihat landing page anda, mengisi formulir yang ada di landing page seperti nama dan email dengan tujuan untuk mendapatkan konten yang anda berikan.

untuk lebih jelasnya tentang ini akan saya bahas di LANGKAH 4.

LANGKAH 3: MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN ENGAGEMENT

Pentingnya Social

Media sosial menyediakan platform untuk komunikasi langsung antara kustomer, prospek dan karyawan anda. Selain itu, social media juga bisa digunakan untuk mempublish konten anda dan membuat brand visibility secara online.

Dari sekian banyak social media yang bisa digunakan untuk kepentingan anda, saya akan fokus membahas tentang Facebook dan Twitter.

Facebook Untuk Bisnis

Dengan 1 miliar lebih pengguna aktif setiap bulannya menjadikan Facebook sebagai social media yang paling populer di seluruh dunia. Facebook berfungsi sebagai platform yang sangat powerful untuk membangun sebuah komunitas dan meningkatkan pemasaran dari mulut ke mulut.

Untuk menumbuhkan basis penggemar Facebook anda, anda perlu membuat Facebook Page untuk perusahaan Anda supaya dapat ditemukan. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat sebuah page yang bagus:

  • Isi dengan benar informasi tentang perusahaan. Pastikan untuk menyertakan ikhtisar tentang apa yang ditawarkan bisnis Anda dan juga tautan ke situs web Anda.
  • Undang kontak yang ada untuk menyukai halaman Anda. Bicara kepada teman, keluarga, dan pelanggan anda dan mintalah mereka untuk “menyukai” halaman Anda di Facebook.
  • Integrasikan Facebook ke saluran online Anda yang lain. Gunakan Facebook’s social plugins (Seperti Like Box dan Like Button) Untuk membuat orang tertarik dengan halaman Facebook Anda Tanpa harus masuk ke akun Facebook mereka.
  • Tambahkan value dengan membagikan konten. Jika anda sesuai dengan persona pembeli Anda – Representasi pelanggan ideal Anda – maka anda akan memiliki ide bagus tentang apa yang akan resonansi dengan audiens Anda. (saya akan membahas tentang Personadi Chapter selanjutnya)
  • Gunakan Facebook Ads seperti fitur Boosted Posts untuk meningkatkan Engagement. Karena perubahan algoritma di Facebook, anda mungkin menemukan bahwa dengan hanya memposting di Facebook Page tidak terlalu membuat orang tertarik. Pertimbangkan untuk menggunakan Boosted Posts suapaya posting anda dapat menjangkau lebih banyak orang.

Twitter Untuk Bisnis

Twitter adalah social media dimana setiap orang dapat membuat membagina pesan yang panjangnya 140-karakter, dan setiap pengguna bisa saling memfollow satu sama lain.

Mendapatkan banyak follower di twitter tidaklah mudah, kecuali anda seorang selebriti atau brand anda sudah terkenal. Namun, ada beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan follower lebih cepat dan efektif untuk akun Twitter bisnis anda.

  • Buat dan optimalkan profil twitter anda. Biarkan potensial follower mengetahui siapa anda dan berikan alasan anda harus di follow.
  • Tweet 24/7. Taktik terbaik untuk menumbuhkan follower adalah mengtweet setiap waktu. Tweet konten yang anda buat, tweet konten yang di buat orang lain, lakukan itu sesering mungkin.
  • Curate konten layaknya seorang yang professional. Gunakan Feedly, Goodreads, Alltop, Twitter (lists), StumbleUpon, LinkedIn Pulse, atau yang sedang hangat di Google+ untuk anda bagikan di twitter.
  • Membuat tweet yang Visual. Luangkan waktu untuk membuat konten visual (gambar) yang bagus dan tambah kan itu ke tweet anda, itu akan meningkatkan engagement, conversion, and rasio click-through.

The Art of Social Listening

Bagian penting dari memanfaatkan media sosial untuk bisnis adalah untuk mengerti tentang apa yang sedang dibicarakan terkait dengan bisnis anda dan memahami kapan Anda harus menanggapinya.

Dibawah ini beberapa Tool yang bisa anda gunakan untuk memonitor binis dan industri terkait yang dibicarakan orang di social media:

  • Google Alerts. Atur beberapa Google Alerts untuk perusahaan, brand, produk, pemimpin dan lainnya. Pemberitahuan akan di kirim langsung ke email anda sesuai waktu yang anda inginkan (per jam, hari atau kapan pun). Ini adalah cara yang bagus untuk melacak siapa saja yang menyebut merek Anda dan kata kunci yang relevan di web.
  • Social media management tools. Tool ini memperbolehkan anda untuk menyimpan pencarian kata kunci untuk digunakan secara live sehingga anda tidak akan melewatkan tentang apa yang orang bicarakan tentang, brand, industri dan produk anda.

LANGKAH 4: MENGKONVERSI PENGUNJUNG MENJADI LEAD DENGAN LANDING PAGE

Sesudah anda mengoptimasi webstite, launching blog dan mempromosikan konten di social media, anda mungkin mulai melihat lonjakan traffic di website.

Jika anda memiliki banyak pengunjung tapi tidak berpengaruh terhadap bisnis anda maka hanya ada satu masalah yaitu para pengunjung tersebut tidak terkonversi menjadi pelanggan baru atau pun menjadi pembeli baru. Jadi apa yang harus anda lakukan?

Sederhana, fokus di konversi.

Saat ini Anda masih berada di puncak saluran pemasaran (marketing funnel). Anda perlu bergerak ke bawah dan mulai untuk mengkonversi pengunjung website anda menjadi lead penjualan. Untuk melakukan itu, Anda harus membuat konten yang bisa anda tawarkan ke prospek, buat sebuah call-to-action (CTA) untuk mengahrahkan ke penawaran tersebut dan buat sebuah landing page dengan form untuk mengunjung memberikan infomasi meraka sebagai imbalan atas tawaran itu. Akhirnya, Anda harus mengukur dan mengulangi keseluruhan proses.

Di bagian ini, saya akan membahas tentang proses konversi secara detail. Tapi sebelum itu, Lihat bagaimana mengkonversi pengunjung menjadi lead yang bisa dikatakan sebagai “Inbound Methodology” – cara terbaik untuk mengubah orang asing (stranger) menjadi kustomer dan multi-buyer bisnis anda.

Tahap 1: Buat Konten untuk ditawarkan secara gratis

Simpan kontent untuk di berikan seperti, ebook, video, webinar dll. Ini adalah daya tarik awal yang menarik perhatian pengunjung website anda dan menjadi sebuah jembatan bagi pengunjung untuk memberikan infomasi mereka.

Ketahui untuk Siapa Konten Anda Dibuat

Penawaran anda harus sesuai dengan target prospek yang anda coba pikat. Misalnya, jika anda seorang instruktur golf maka anda harus membuat penawaran yang menarik bagi para pegolf untuk meningkatkan skill mereka. Jika anda seorang desainer maka buat konten tentang bagaimana membuat sebuah desain yang bagus.

Untuk memastikan anda memahami tentang audiens yang anda coba target dengan penawaran kontent, Luangkan waktu untuk mengembangkan persona pembeli (buyer persona). buyer Personas adalah representasi semi-fiktif dari pelanggan ideal Anda yang didasarkan pada data aktual pelanggan.

Contohnya, sebagai instruktur golf anda mungkin mempunyai buyer persona yang bernama “Riki” yang mewakili tipe pelanggan Anda yang paling umum, Dan melalui kombinasi penelitian, survey, and interview, anda mengetahui bahwa umur Riki sekitar 30 tahun, dia bermain golf seminggu 2 kali, mempunyai semua peralatan golf dan aksesorisnya. Dia lebih menyukai menonton video tentang tips bermain golf dibandingkan dengan membaca buku. Berbekal informasi detail seperti ini, anda mempunyai poin penting saat membuat konten yang akan ditawarkan.

Konten yang berfokus pada produk

Penawaran yang berfokus pada produk bisa termasuk konsultasi khusus, Percobaan gratis atau demo dari produk anda. Gunakan apapun yang anda kira akan sesuai dengan target kustomer anda. Juga perlu di ingat bahwa tawaran tersebut merupakan percakapan awal bagi tim penjualan, Jadi sebaiknya dirancang untuk memulai percakapan yang akan menghasilkan penjualan.

Phase 2: Membuat Calls-to-Action (CTA)

Begitu Anda memutuskan tawaran Anda, buat beberapa calls-to-action (CTA) yang menarik seperti yang kita bahas di seksi sebelumnya. Calls-to-action adalah sebuah link atau tombol yang menarik perhatian pengunjung untuk mengkliknya dan akan mengarahkan mereka ke landing page. Calls-to-action bisa terdapat dimana saja, di website, email, postingan blog, dll. CTA tersebut merupakan pemicu utama dibalik lead generation.

Dalam sebuah landing page, Pengunjung diminta mengisi formulir dengan memasukkan informasi kontak mereka (biasanya nama dan email) untuk mendapatkan apa yang tawarkan. Melalui pertukaran informasi ini, pengunjung berpindah menjadi lead yang dimana team penjualan anda dapat melakukan follow-up.

Jika anda mempunyai Calls-to-Action (CTAs) yang efektif, maka persentase konversi pengunjung menjadi lead akan sangat tinggi.

Tahap 3: Membuat Landing Page yang menarik

Landing Page adalah halaman website dimana pengunjung akan datang setelah mereka mengklik calls-to-action (CTA) dan halam untuk pengunjung mengisi infomasi mereka untuk mendapatkan konten anda. Perlu diingat begitu pengunjung mengirimkan informasinya di landing page mereka harus diarahkan ke halaman download dimana mereka bisa mengakses konten anda.

Tahap 4: Pengujian, Pengukuran, Iterasi

Kontent, calls-to-action, dan landing page adalah elemen inti dari proses konversi tapi tidak hanya cukup disitu saja, Jika hanya memiliki satu jalur konversi maka anda memiliki sedikit wawasan tentang proses dan cara kerjanya. Untuk memperbaiki proses konversinya, Anda perlu terus mengukur dan bereksperimen.

Beberapa metrik yang harus di perhatikan dengan seksama adalah rasio klik dari CTA anda, rasio konversi dari landing page anda, Jumlah prospek dan penjualan baru yang dihasilkan.

Untuk menentukan elemen mana yang paling membantu mencapai tujuan Anda, anda harus tes beberapa CTA, landing page dan konten yang berbeda. Jika CTA ada di Homepage website anda selama sebulan, variasikan teks atau ganti dengan CTA yang baru dan setelah satu bulan lagi ukur mana yang performanya lebih bagus. Jika konversi landing page sangat kecil maka coba untuk merubah tata letak nya dan ukur hasilnya. Jangan takut untuk test beberapa variasi; Anda dapat merubah kembali jika versi lama bekerja lebih baik. Itu tidak akan sia-sia saat anda mendapatkan kombinasi terbaik yang meningkatkan konveri website anda.

LANGKAH 5: LENGKAPI USAHA ANDA DENGAN IKLAN BERBAYAR

Saat pertama kali membangun brand anda secara online, sulit untuk bergantung sepenuhnya pada saluran yang Anda miliki seperti blog, Facebook Page, untuk menghasilkan prospek yang cukup untuk bisnis Anda. Itulah sebabnya banyak para marketer memilih untuk melengkapi promosi mereka dengan pemasaran digital berbayar, seperti iklan pay-per-click (PPC).

Masalah dengan iklan berbayar adalah biaya yang sangat mahal. Maka di bagian ini, saya akan membahas cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk iklan pay-per-click (PPC) untuk meningkatkan klik ke website anda.

Kapan Harus Menggunakan Iklan Berbayar?

Cara terbaik untuk menggunakan iklan berbayar adalah untuk mendapatkan traffic ke halaman web yang mempunya CTA, seperti subscribe ke blog, download ebook atau mendaftar untuk webinar, bisa juga ke landing page yang sudah anda pelajari sebelumnya. Anda tidak hanya ingin membayar untuk traffic, anda ingin membayar untuk traffic yang bisa mengubah pengunjung menjadi pelanggan dan prospek.

Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing (SEM) atau pencarian berbayar adalah salah satu area terbesar dari marketing berbayar. Ini mengacu pada apa yang orang masukan di search engine seperti Google, Yahoo, dan Bing yang dikenal sebagai “Bids”. Bergantung pada Bid dibandingkan Bid lain pada frasa kata kunci yang sama, Iklan anda akan muncul di atas hasil organik pencarian sampai jangka waktu tertentu sesua budget yang anda keluarkan.

Misalnya anda Bid dengan kata kunci “Tips Bermain Golf”, maka iklan anda akan tampil di halaman yang menampilkan sesuai kata kunci yang di cari. Setiap mesin pencari mempunyai versi iklan mereka masing masing, seperti Google Adwords, Bing Ads, and Yahoo! Search Ads.

Sebelum beriklan berikut beberapa tips dari saya:

  • Lakukan penelitian kata kunci untuk mengetahui keyword mana yang akan di Bid dan memahami biaya per klik Anda (cost per click – CPC)
  • Selalu gunakan penargetan (targeting) Sehingga iklan anda dapat ditayangkan ke audiens yang tepat. Anda dapat menargetkan menurut perilaku, lokasi, jenis perangkat dan lainnya. Contohnya, jika anda mempunya aplikasi mobile pengantar makanan di indonesia maka target anda pengguna mobile bukan dekstop serta berada di indonesia bukan negara lain.
  • Bid kata kunci yang terkait dengan brand Anda
  • Optimalkan iklan untuk kualitas skor dengan melinkkan iklan tersebut ke landing page yang sesuai. Jika iklan anda dianggap tidak sesuai dengan halaman yang anda arahkan oleh si mesin pencari smaka iklan anda tidak akan di tampilkan.
Display Advertising

Display advertising, atau bisa disebut sebagai iklan banner adalah ketika anda membayar untuk sebuah iklan di website orang lain. Pernahkan anda mengunjung web-web media, biasa nya disitu akan terlihat iklan di bagias atas, pinggir atau bawah dari website tersebut.

Sebelum anda mulai menggunakan jenis iklan ini, coba tanya diri anda: kapan terkhir kali anda mengklik Banner iklan. Mungkin kebanyakan dari kita jawabanya “Tidak Pernah” karena jenis iklan ini mempunyai reputasi yang buruk dan mengganggu, membingungkan dan tidak sesuai dengan kontent yang anda baca.

Meskipun jenis iklan ini tidak terlalu efektif, tapi jika anda memilih untuk menggunakannya pastikan anda menggunakan penargetan yang tepat dengan begitu iklan anda dapat disajikan ke orang yang tepat dan di tempat yang tepat.

Berikut adalah beberapa tips display PPC yang perlu anda perhatikan:

  • “Blacklist” website-website yang iklan anda di tidak ingin tampil di website tersebut. Anda tidak ingin iklan anda tampil di website yang tidak sesuai dengan brand anda
  • Gunakan gambar
  • Tes Copy iklan anda
Native Social Advertising

Native Advertising adalah iklan yang ada di dalam suatu platform. anda mungkin pernah melihat postingan promosi di Facebook, Instagram, Twitter, atau Linkedin, iklan itu tampak seperti postingan biasa tapi biasa nya di tandai dengan tulisan “Sponsor” jadi pengguna tahu kalu itu adalah iklan.

Jika anda mengkombinasikan Native Advertising dengan target yang bagus, dimana hampir semua platform seperti Facebook bisa melakukannya maka anda akan mendapatkan hasil yang bagus. Ini karena anda bisa memberikan konten yang sesuai ke target yang tepat.

Di Facebook misalnya, jika anda seorang marketing agency yang bekerja untuk sebuah startup, anda bisa menargetkan sesuai lokasi, interest, pekerjaan untuk bisa memberikan konten yang sesuai kepada target anda. Atau jika anda bergerak di bidang online shop yang menjual pakaian, anda bisa menargetkan berdasarkan, lokasi, jenis kelamin, umur dan apa yang target anda sukai sebelumnya.

Berikut tips Native Social Advertising di beberapa platform:

Twitter

  • Gunakan jenis iklan yang tepat sesuai goal anda. Anda dapat menggunakan iklan yang ditujukan untuk meningkatkan engagement seperti “Retweets and favourites, Website clicks or Conversions, App installs, followers, atau bahkan leads”. Jika anda ingin mendapatkan lead, gunakan jenis iklan “Website Clicks”. Jika anda ingin mendapatkan subscriber untuk blog maka bisa gunakan iklan “Twitter lead gen” dimana anda bisa mendapatkan subscriber dengan hanya satu klik.
  • Gunakan gambar. Iklan yang menggunakan gambar mempunyai performa 3x lebih baik dibandingkan teks saja.
  • Jangan gunakan hashtag di Paid Tweets. Setiap link yang anda tambah bisa mengurangi rasio klik di URL web yang di tuju sehingga mempengaruhi berkurangnya pengunjung.

Facebook

  • Buat target audiens untuk setiap jenis iklan. Anda mungkin menjangkau sedikit orang, tapi menargetkan berdasarkan demographic, interest dan lokasi dapat membantu anda meningkatkan Engagement karena konten anda akan sesuai dan dapat menjangkau lebih banyak audiens.
  • Manfaatkan semua komponen materi iklan Anda. Seperti tombol Call-To-Action dan deskripsi.
  • Pilih media yang ditayangkan iklan Anda. Newsfeed, Dekstop atau Mobile.
Retargeting

Begitu Anda mendapatkan cukup banyak traffic dan membangun database dengan lead, anda bahkan dapat menggunakan iklan berbayar untuk menjadikan prospek tersebut menjadi pelanggan. Jenis iklan ini disebut “Paid Retargeting”, dimana, yang mungkin sudah bisa anda tebak, Anda menargetkan ulang lead yang sudah anda.

Retargeting Pengunjung Website

Katakan anda mendapatkan 10.000 pengunjung sebulan ke website anda. Anda tahu bahwa orang-orang yang mengunjungi situs anda mungkin hanya melihat konten, produk atau ingin mengetahui tentang perusahaan. Tapi anda tidak memiliki kontak mereka (Nama, Email) yang artinya tidak mungkin anda bisa meraih mereka.

Disitulah tugas Retargeting berjalan, anda dapat menggunakan “Tracking Pixel” (sebuah kode yang di masukkan ke website anda) Untuk menandai pengunjung dengan cookie, dan anda kemudian bisa memasang iklan banner atau di social media supaya mereka kembali ke website anda.

Retarget kontak di database anda

Anda bisa upload list email, no tlp ke facebook dan membuat custom audiens kemudian anda bisa menargetkan iklan ke custom audiens tersebut. Retargeting adalah cara yang bagus untuk meraih audiens yang sudah ada.

LANGKAH 6: NURTURE LEAD MENJADI PELANGGAN DENGAN AUTOMATION

Lead Nurturing adalah proses membangun hubungan dengan calon pelanggan anda dengan mengirimkan pesan yang ditargetkan, relevan, dan berharga kepada mereka pada waktu yang tepat. Goal akhirnya adalah untuk menarik hati lead anda suapay lebih tertarik atau menjadi fans di bisnis anda.

Dari segi teknis, Lead Nurturing bisa disebut juga sebagai Marketing Automation adalah sebuah software dimana anda bisa mengirimkan email series secara otomatis kepada porspek untuk pra-kualifikasi mereka sebelum menjadi pelanggan.

Sebagai marketer, Anda tahu bahwa mendapatkan lead adalah sesuatu sangat fantastis, Tapi tidak semua lead berada pada titik di mana mereka bisa dianggap sebagai calon pelanggan atau siap membeli produk anda. Coba lihat ke Sales Funnel anda, berapa lama biasa nya untuk lead bisa menjadi kustomer? Apakah siklus penjualan bervariasi untuk bebrapa jenis pembelian? Cobalah jawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, anda dapat membangun beberapa campaign lead nurturing yang efektif dan manfaatkan jenis marketing ini untuk mendapatakan lead yang berkualitas.

Email Marketing

untuk memlihara prospek anda melalui pesan email yang ditargetkan, anda juga harus belajar tentang Email Marketing, Yang termasuk menumbuhkan database anda dan meningkatkan konversi.

1. List Building (Membangun Database)

Salah satu tantangan terbesar bahkan bagi marketer berpengalaman adalah menciptakan peluang. Pastikan landing page anda memasang form supaya pengunjung bisa memberikan email mereka, berikan alasan yang bagus kenapa mereka harus memberikannya. Apa yang sangat berharga dari konten Anda? Apa yang membuat mereka tertarik dan informasi apa yang akan mereka dapatkan? Jelaskan dan sebutkan manfaat apa saja yang akan mereka dapatkan dengan tujuan untuk beresonansi dengan audiens Anda.

Hanya kirim email ke mereka yang sudah memberikan emailnya, dengan begitu anda tidak akan di sebut spammer karena orang yang sudah memberikan email nya berarti sudah memberikan ijin untuk dapat email dari anda.

2. Sending (mengirim Email)
  • Kirim email yang sesuai dengan apa yang kontak anda minati. Apa awalnya yang membawa mereka kepada Anda? Bagaimana anda melakukan Follow-Up supaya menarik hati kontak anda?
  • Lebih personal saat berkomunikasi. Gunakan nama asli di email dan tulis email secara personal supaya penerima ingat bagaimana dan kenapa mereka mengunjungi website anda. Misalnya, “Terimas kasih sudah mendownload ebook saya” atau “Terima kasih sudah mengunjungi dan subscribe di blog saya”
  • Pastikan kontent anda bernilai. Masuki pikiran kontak anda dan tanyakan, “apa untungnya bagi saya?” Apakah anda mengirim email kepada mereka hanya untuk memberi tahu betapa bagusnya produk anda? Atau apakah anda menawarkan untuk membantu memecahkan masalah mereka? tulis valuenya dengan jelas di email dan subject line.
  • Jangan mengandalkan gambar, Karena beberapa provider email tidak memuat gambar secara otomatis. Jadi jika anda memasukan satu gambar yang besar ke email si penerima mungkin tidak tau apa yang anda kirim. Gunakan gambar sebagai pelengkap konten di email Anda.
  • Konsisten dalam berkomunikasi untuk mendapatkan ekspektasi yang bagus. Apakah Anda mengirim pesan setiap hari, mingguan, atau bulanan, pilih jadwal dan tetapkan.
3. (Re)converting

Setiap email yang anda kirim harus mempunyai goal. Buatlah jelas apa yang seharusnya dilakukan penerima setelah mereka membuka email Anda. Apakah Anda mendorong subscriber untuk membaca pengumuman tentang produk di blog Anda? Meminta mereka untuk share konten anda ke sosial media? Mengundang mereka untuk mendownload ebook baru Anda?

Jika tujuan anda adalah membangun lead. masukan sebuah call-to-action dan tautkan ke landing page. Jika subscriber anda sudah jadi lead, tawarkan ke mereka produk anda kalau mereka membeli kualifikasikan mereka menjadi kustomer. Jika mereka belum siap membeli, kirim penawaran produk anda yang lainnya.

4. Pelihara Performa Email Anda
  • Click-through rate (CTR). CTR dapat mengukur respon seperti; Berapa banyak orang yang klik link di email anda? CTR dapat memberi anda gambaran tentang seberapa menarik tawaran dan email Anda. Bereksperimenlah dengan penawaran yang berbeda, subject lines, calls-to-ac-tion dan waktu pengiriman untuk meningkatkan CTR email anda.
  • Bagaimana dengan Open Rate? Open Rate adalah metrik yang tidak dapat diandalkan karena beberapa provider email tidak memuat gambar yang diperlukan untuk pelacakan siapa yang membuka email. dari pada menghawatirkan tentang open rate, fokus pada jumlah klik yang diterima email Anda.
  • Unsubscribe Rate. Unsubscribe Rate mengukur penerima yang dimana dia unsubscribe atau tidak mau menerima email anda lagi.

Ukur berapa banyak klik tersebut berubah menjadi konveri di landing page anda. Semakin tinggi rasio konversi anda maka akan lebih relevan dan menarik tawaran yang akan anda berikan ke audiens. Namun, rasio konversi tidak bergantung kepada isi email saja tapi juga kualitas dari landing page anda. Test beberapa landing page untuk meningkatkan konversi.

LANGKAH 7: MENGUKUR EFEKTIVITAS DIGITAL MARKETING ANDA

Sekarang Anda pasti bergerak ke bagian bawah di sales and marketing funnel. Ini artinya anda harus meninjau ulang kinerja dari berbagai aktivitas marketing Anda, mengidentifikasi winning campaign dan mengeliminasi atau mengubah secara drastis campaign yang tidak efektif. Di bab ini, saya akan meninjau beberapa metrik untuk dipantau dan saran untuk menyempurnakan strategi marketing Anda.

Identifikasi Peluang

Ketika meninjau aktivitas marketing anda, cari tahu apa yang ingin Anda tingkatkan? Apakah anda ingin meningkatkan pengunjung website anda? apakah anda ingin mengkonversi lebih banyak pengunjung menjadi lead? Masuklah ke dalam mindset atau pikiran anda untuk terus mencari peluang baru.

Mengatur Sebuah Metrik untuk Sukses

Hampir di semua kasus, metrik anda harus terukur dan dalam jangka waktu yang di tentukan. Contohnya, meningkatkan lead website X % dalam waktu X hari.

Perbaiki Strategi Anda

Analisa bagaimana performa program anda, buat perubahan dengan tujuan untuk mencapai marketing goal anda dengan mengubah strategy yang tidak berjalan sehingga akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

Evaluasi Kinerja Anda

Tentukan apakah Anda telah memenuhi metrik kesuksesan Anda, Jika demikian, tetaplah dengan perubahan stragey Anda. Tapi jika belum, Lihat apa yang bisa Anda lakukan secara berbeda. Dalam kedua kasus tersebut, teruslah untuk memonitor metriknya untuk memastikan perbaikan yang dilakukan memiliki efek jangka panjang.

Metrik Untuk Di Lacak dan Di Laporkan

Agar penyempurnaan Anda memiliki dampak yang besar, anda harus memonitor beberapa facktor kunci.

  • Performa Website. Seberapa kuat komponen dari website anda seperti SEO, optimasi Mobile, atau berapa lama loading website anda? anda bisa memeriksa seberapa bagus website anda dengan tool gratis seperti Website Grader.
  • Traffic. Seberapa banyak orang mengunjungi website anda, lihat channel mana yang mendatangkan pengunjung lebih banyak. lihat hasil dari pertanyaan tersebut, buat iterasi dan launch campaign yang akan meningkatkan kunjungan.
  • Leads. Berapa banyak dari pengunjung yang terkonversi menjadi lead atau potential customer. Jumlah ini harus terus berkembang untuk memastikan Flow revenue anda.
  • Customers. Anda harus selalu memetakan campaign dan channel Anda untuk mengakuisisi pelanggan. Berapa banyak penjualan bulan ini? bagaimana perbandingannya dengan bulan lalu? Kemampuan untuk membuat perbandingan ini sangat berharga bagi organisasi marketing manapun.
  • Customer Acquisition Cost (CAC). Berapa banyak yang anda investasikan untuk mendapatkan pelanggan baru? Jika anda mengandalkan metode Outbound Marketing, seperti pameran dagang maka Cost Per Customer akan tinggi. Jika anda mengikuti langkah-langkah yang ada di artikel ini dan fokus di metode Inbound Marketing maka anda akan menghemat banyak uang.
  • Pengunjung baru vs. Visitors lama. Dari jumlah pengunjung website anda, Berapa banyak pengunjung yang kembali ke situs Anda dan berapa banyak pengunjung baru? Kedua jenis pengunjung itu bagus. Menarik pengunjung baru berarti orang baru tersebut menemukan anda melalui berbagai channel. sedangkan menarik pengunjung lama artinya anda memberikan value yang baik sehingga mereka mau mengunjungi website anda lagi.
  • Efektivitas Channel. Channel mana yang mendatangkan banyak pengunjung.

Langkah untuk Perbaikan

Keyword (Kata Kunci)

Coba keyword baru atau coba variasi lain dari keyword yang ada untuk melihat apakah ini membantu mendatangkan organic traffic. Karena setiap halaman di website anda bisa memasukkan kata kunci yang berbeda, ada banyak kesempatan untuk melakukan ini.

SEO (Search Engine Optimization)

Lihat apakah mengubah faktor on-page SEO dapat membantu meningkatkan kunjungan, Misalnya seperti, Page Title, Image Alt Tag dan Heading. Sebagai tes sederhana, coba masukan alt teex ke suma gambar untuk melihat apakah mendapatkan banyak pengunjung melalui Google’s image search results.

Conversion (Konversi)

Cobalah hal baru dengan konversi landing page anda. Sebagai contoh, rubah layout, warna teks, tempat form berada atau ubah gambar yang ada dengan yang baru.

Content (Konten)

Tentukan konten mana yang menghasilkan traffic dan lead paling banyak. Ini bisa menjadi kesempatan untuk lebih fokus pada jenis konten semacam itu Atau perbaiki promosi konten anda lainnya.

Social Media

Evaluasi media social mana yang mendatangkan pengunjung dan lead paling banyak. Anda dapat fokus pada platform yang tersebut atau coba perbaiki performa di platform yang kurang bagus.

Lead Nurturing and Email Marketing

Mungkin anda mengirim email terlalu sering atau bahkan jarang atau CTA di email anda tidak sesuai untuk audiens. Selalu terus bereksperimen dan testing!

Kesimpulan

Digital Marketing mungkin terlihat sulit dan membingungkan. Tapi dengan mengikuti langkah-langkah diatas, membuat anda bisa mengatur marketing strategy anda dan mulai mendapatkan hasilnya. Saya harap dengan membaca panduan ini, Anda mendapatkan pemahaman tentang bagaimana digital marketing dapat meningkatkan program marketing Anda dan semoga bisnis anda semakin berkembang.

Sekarang anda tinggal action, lakukan selangkah demi selangkah!

Recent Posts